Rabu, 22 Agustus 2012

EFEK PUASA TERHADAP OTAK


EFEK PUASA TERHADAP OTAK
 Bulan Ramadhan adalah bulan suci bagi umat Islam di seluruh dunia. Dimana bulan suci Ramadhan hanya terjadi satu tahun sekali. Biasanya pada bulan suci ramadhan umat islam di seluruh penjuru dunia melaksanakan ibadah puasa selama kurang lebih 30 hari, dimulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari atau hingga adzan maghrib berkumandang.
Bulan Ramadhan sendiri adalah bulan yang penuh berkah. Pada bulan Ramadhan biasanya umat Islam di seluruh penjuru dunia saling berlomba-lomba melakukan kebaikan karena didalam Al-Qu’ran diterangkan bahwa “Barangsiapa yang melakukan kebaikan di bulan Ramadhan akan mendapatkan pahala yang berlipat-lipat daripada bulan lainnya.
Selama berpuasa tubuh manusia menghasilkan energi dengan membakar sumber daya yang disimpan oleh tubuh. Simpanan ini terdiri dari lemak,karbohidrat dan gula sehingga menghasilkan energi. Hati adalah organ yang paling berperan dalam proses ini. Hati mengubah lemak menjadi zat kimia yang disebut Keton tubuh berupa tiga senyawa larut dalam air yang kemudian digunakan sebagai sumber energi.Tubuh mengambil banyak manfaat dari puasa.

Ada anggapan berpuasa membuat orang lemas hingga orang berpuasa akan semakin malas berfikir atau dengan kata lain membuat orang semakin bodoh. Namun fakta itu tidak benar. Menurut Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara, Prof. Ahmad Fadil berpuasa sebenarnya membuat orang semakin cerdas. Hal itu diungkapkan saat memberikan tausiyah pada acara buka puasa bersama di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan AH Nasution, Medan.
                Menurut Ahmad Fadil, berdasarkan hasil penelitian, orang lapar orang yang lebih cerdas dibanding orang yang tidak lapar. “Itu mengapa orang yang tinggal dinegerinya sendiri tidak lebih sukses dibanding yang merantau.” Ujarnya. Bagi perantau tantangan hidupnya lebih besar. Pada saat banyak tantangannya, otak akan bekerja lebih keras dan akan menjadi lebih cerdas. “Sehingga salah kalau berpendapat kalau puasa makin bodoh, sebenarnya kenyanglah yang membuat orang jadi bodoh, karena cenderung malas.” Ungkapnya
                Selain dapat mencerdaskan otak, puasa juga bisa membantu memerangi penyakit berbahaya, seperti kanker. Sebuah penelitian di Universitas Southern California, Amerika Serikat, menemukan jika puasa bisa membantu memerangi kanker dan meningkatkan efektifitas pengobatan. Dalam percobaan pada tikus, para peneliti menemukan sel tumor merespons berbeda terhadap stres yang ditimbulkan saat berpuasa dibandingkan sel normal. Sel-sel yang diketahui sebagai penyakit itu terus tumbuh dan membagi, pada akhirnya menghancurkan diri mereka sendiri.
                Sel ini, pada kenyataannya melakukan bunuh diri. Apa yang kami lihat adalah bahwa sel kanker berusaha untuk mengkompensasi kekurangan dari semua hal yang hilang dalam darah setelah puasa. Bahkan, berpuasa dapat memberikan pengobatan kepada penderita tanpa kemotrapi. Hal itu ditunjukan dengan memperlambat pertumbuhan kankerkulit, kanker glioma ,dan kanker yang terbentuk disyaraf.
                Dan kalian sudah tahu kan apa saja manfaat dari puasa ? Selain dapat mencerdaskan otak dan memerangi kanker masih banyak manfaat lainnya.
                                                                                                                                         
                                                                                                                           Rosediany T/XI IPS2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar